Jangan takut dengan PELAKOR. Karena kamu sang istrilah yang terbaik

Alhamdulillah Usia pernikahanku memasuki usia 3 tahun dan kami sudah dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik dan pintar. 3 tahun adalah dimana kami belajar memahami dan mengerti pasangan masing2. Aku sangat mamencintai suamiku.. Kami menikah karena cinta, tidak ada paksaan dan ini keputusan kami berdua. Aku menikah dengannya dan memilih hidup dengannya karena aku percaya dia laki2 yang bertanggung jawab, aku yakin dia akan menjagaku dan selalu mendampingiku hingga akhir hayatku., aku mencintainya tulus dari dalam hati, Dia laki2 yang sangat baik, perhatian, penuh cita2, laki2 yang selalu membuatku memiliki tujuan hidup. Dia tidak tega melihat istrinya kesusahan, dia tidak tega istrinya menangis karena perlakuannya dan dia tidak tega berkata kasar dan membentak istrinya.. Dia laki2 yang romantis dan selalu mencium istrinya sebelum berangkat bekerja. Ya allah biarkan kami seperti ini terus.. Jangan biarkan perasaan kami menghilang.. Biarkan kami saling mencintai seperti awal kami dipertemukan.

Tetapi sebagai wanita kita terkadang merasa minder jika melihat teman kantor suami kita lebih cantik dari kita..

Setelah melahirkan berat badanku bertambah. Aku gemuk dan wajahku kusam.. Meskipun suami tidak pernah berkomentar tetapi aku sadar diri kalau ini tidak benar dan aku takut Suamiku melirik wanita lain yang lebih cantik diluar sana.. Ya namanaya laki2 kita wanita hanya bisa menjaga agar dia tidak tergoda dengan yang diluar sana.

Ibu rumah tangga.. Hmm tidak semua ibu rumah itu enak. Aku hidup sendiri mengurus anak dan mengurus rumah.. Aku sadar aku bukan si cantik dan harum lg. Dr pagi sampai sore yg ku kerjakan hanyalah mengurus dan mengurus rumah dan anak.

Kapan aku bisa perawatan? Sedangkan makan saja sambil menggendong anak, pekerjaan belum selesai anak sudah nangis. Terkadang Suami pulang aku masih sibuk ngurus ini itu dan belum sempat mandi.. Suamiku yang harum dan dikelilingi wanita2 dikantornya yang wangi dan berdandan cantik membuatku terkadang berfikir apakah suamiku masih mencintaiku? Apakah dia setia?

hari itu saat suami pulang kantor aku belum sempat mandi karena anak rewel, wajah kusam dan muka suami juga kelihatan capek. Saat itu mood lagi nggak enak nggak tau kenapa. Setelah suami mandi dan makan..

Aku: yank… Masih sayang nggak sama aku?

Suami: kok nanya nya gitu? Sayanglah.. Apalah pertanyaan nya.. Abang sayang banget sama sayang

Aku: sekarang aku jelek, gendut.. Nnti abang lihat cewek lain ( sambil nangis)

Suami: apalah ni, abang sayang sama sayang, makasih udah ngurus anak kita dan maksih udah mau berhenti bekerja demi anak kita.. Udah jangan nangis. Itu fikiran negatif jangan mikir macam2 (sambil peluk)

Hmmmm legah rasanya., 2 hari setelah perbincangan itu kami pergi ke mall dengan suami.. tiba2 didepan kami lewat wanita pake celana jeans pendek, baju kaos dan saxy.. Mata laki2 semua melihat termasuk suamiku ya allah hancur hatiku, rasanya saat itu aku mau berteriak dan marah.. Aku lihat penampilanku udah seperti emak2 aku sedih banget. Aku marah Tapi aku tahan aku cuek saja..

Di mobil aku marah dan suami mencoba menjelaskan bahwa itu nggak sengaja, karena gimana nggak mau lihat dia lewat pas banget di depan kita.. Suamiku meminta maaf dan ok aku maafin meskipun masih sakit hati.

kejadian itu ku jadikan motivasi untuk diet dan tampil lebih cantik. Hari itu ku buka laptop dan ku buka album photo saat aku masih kuliah.. aku sadar betapa jeleknya aku sekarang. aku berkaca dan dan melihat perubahan pada tubuhku setelah melahirkan. Sekarang aku sadar bahwa suamiku memang mencintai aku tetapi dia juga manusia biasa yang tidak tahan akan godaan.

Wah.. Aku mulai diet.. Tinggiku 146. Berat badanku 165 itu sangat gemuk. Akhirnya aku mengatur pola makanku alhamdulillah beratku tutun mrnjadi 52. Wajahku sekarang juga sudah mulai cerah. Aku selelu berdandan sebelum suamiku pulang kantor dan menyiapkan makan untuknya.. Aku patuhi semua nasehatnya. Aku berusaha menjadi istri yang lebih baik.

Setiap hari aku selalu takut dan berfikiran Suamiku sudah tidak cinta denganku dan takut suamiku melirik wanita lain.. aku hanya diam dirumah mengurus anak sedangkan sumaiku bekerja di kantor dikelilingi wanita2 cantik. pikiran itu selalu menghatui pikiranku.

Dan STOP!

Aku harus memantaskan diriku.. Tidak ada gunanya mempermasalahkan hal yang belum terjadi dan tidak akan tetjadi. Tidak ada gunanya berkeluh kesah terus, sekarang aku harus berfikir positif, aku harus semangat, fokus membesarkan anakku dan melayani suamiku. Aku harus memperhatikan penampilanku dan tetap telihat cantik. Aku punya ilmu.. Aku punya gelar S1.. Dan kalau aku mau aku bisa kerja menghasilkan uang. Sekarang prioritas utamaku adalah memebesarkan anakku dan menjadi istri yang selalu berusaha lebih baik.

Aku percaya dengan suamiku. Aku akan berusaha menjadi istri yang baik. Tetapi kita wanita tidak boleh bodoh dan pasrah dengan keadaan. Kita harus punya senjata. Apa senjatanya? Penampilan kita harus tetap keceh meskipun kita dirumah. Wajah usahakan bersih.. Body usahakan langsing, parfum jangan lupa ya heheh.. Itu senjata pertama. Na yang kedua kita jangan terlalu tergantung dengan suami kita.. Yuk cari kesibukan yang menghasilkan uang.. Bisa buka olshop, usaha kue, atau masih banyak yang lain..

Kalau saya untuk saat ini memang Dilarang kerja sama suami.. Katanya boleh kerja tp jangan kerja kantoran. Kenapa? karena waktu untuk keluarga akan hilang dan itu membuat orang banyak berantem. Aku setujui dengan suami.. Dari awal menikah aku udah komitmen kalau aku punya anak aku akan berenti bekerja dan mengurus anakku sendiri. Suamiku orangnya cemburuan hehehe dia takut kalau aku bekerja di tempat yang laki2nya banyak.

Suamiku mendukung aku untuk buka usaha karena waktu untuk keluarga akan tetap ada dibandingkan kerja dengan orang lain. ok saya setuju.. untuk sekarang kami lagi menabung untuk buka usaha.

aku berusaha menjadi istri yang terbaik untuk Suamiku, aku patuhi semua nasehat dan larangannya. jika suatu saat dia macam2 dan tergoda dengan wanita lain.. Itu sudah diluar kemampuanku, karena aku sudah melakukan yang terbaik yang aku bisa. aku sudah melayaninya sepenuh hati, aku mematuhi Semua perkataannya dan mencintainya dengan tulus.

jadi inti dari tulisan ini adalah jadilah istri yang perhatian kepada suami. Lakukan yang terbaik agar anda tetap no 1 di mata suami baik itu penampilan maupun pelayanan. Dan yang sangat penting adalah jadilah wanita yang mandiri. Buka usaha sendiri dan jangan terlalu bergantung kepada suami. Percaya kepeda suami anda kalau mereka tidak akan selingkuh karena ada anda yang lebih cantik dari mereka sang penggoda diluar sana.

Pantaskan diri anda, cantik saja tidak cukup tetapi kita sebagai istri harus smart dan punya skill..

jika dia macam2 dia akan sadar kalau kita wanita kuat dan cerdas yang tidak akan mengemis cinta. Kita punya skill biar mereka yang mengemis cinta ke kita.

So ayo layani suami kita dengan sepenuh hati sepeuh cinta, jangan sampai sang penggoda datang..

Iklan

Resign demi merawat “BELAHAN JANTUNGKU”

Setelah lulus kuliah saya memutuskan untuk menikah. Alhamdulillah 2 bulan setelah menikah saya hamil. Waktu hamil saya masih ingin bekerja meskipun rasanya berat karena hamil 1-3 bulan adalah waktu dimana saya merasakan lemas luar biasa dan mual-mual. Suami sudah meminta saya untuk tidak bekerja tetapi saya tetap pada pendirian saya yaitu tetap bekerja. Saya bekerja sebagai guru anak berkebutuhan khusus. Menjadi guru bukanlah satu tugas yang mudah, perasaan tanggung jawab yang lahir dari diri dan ikhlas sangat diperlukan dalam diri seorang guru. Apalagi menjadi guru anak berkebutuhan khusu sangat memerlukan kesabaran yang tinggi,tulus mengasisi anak-anak didik sesulit apapun kondisinya. Mereka anak-anak yang manis. saya bahagia pernah menjadi guru mereka.. Saya mencintai mereka. Allah maha baik.. Saya dan bayi saya diberi kesehatan meskipun saya bekerja saya tidak pernah merasa sakit malahan saya merasa anteng dan happy selama mengajar. Hay murid-muridku sayang.. Semoga kalian semua sehat dan selalu bahagia ya nak. Kandungan memasuki 9 bulan saya memutuskan untuk tidak bekerja lagi.. Saya cuti untuk selamanya alias berhenti. Memutuskan untuk tidak bekerja lagi adalah keinginan saya. Suami selalu mendukung keputusan saya. Perasan ingin bekerja setelah lahiran pasti ada dibenak saya, tapi tekat saya sudah bulat tidak bekerja lagi demi merawat malaikat cantik saya. Sekarang umur saya 24 tahun.. Di umur yang masih muda saya sudah memiliki anak dan merawatnya sendiri. Saya tinggal jauh dari orang tua,saya tinggal hanya bedua dengan suami.. Dalam merawat bayi saya mengandalkan buku dan mbah google hehehhe. Nama malaikat cantik saya adalah khanza sekarang umurnya sudah 1 tahun 4 bulan alhamdulillah sehat. Bangga dan Bahagia rasanya melihat tumbuh kembang anak sendiri😘😘. Love you nak